RSS

Jangan Mengkombinasikan Obat dengan Makanan / Minuman ini

Disaat sakit seringkali kita menggabungkan atau meminum obat bersamaan dengan makanan atau minuman yang kita sukai agar rasa pahit obat yang kita minum tidak terasa. Karena tidak semua orang bisa meminum obat dengan mudah seperti meminumnya hanya dengan segelas air putih. Ya, saya sendiri merasakan hal tersebut. Ketika sakit, saya akan mengambil semua makanan yang ada dan meletakkannya tepat di hadapan saya untuk membantu menelan obat yang selalu membuat saya mual bahkan sebelum obat itu masuk ke dalam tubuh saya.

Namun ternyata ada beberapa makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi pada saat minum obat. Ya, tentu ada beberapa makanan yang harus dihindari saat minum obat agar tidak terjadi interaksi antara obat dan makanan yang dapat menyebabkan obat tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Interaksi ini dapat menyebabkan efek yang berbeda-beda. Mulai dari peningkatan atau penurunan efektifitas obat sampai efek samping. Interaksi ini juga dapat menunda, mengurangi, dan meningkatkan penyerapan obat. Maka dari itu, ada beberapa obat yang diminum pada waktu perut kosong (1 jam sebelum makan atau dua jam setelah makan). Namun, ada juga beberapa obat lain yang sebaiknya tidak diambil bersamaan dengan makanan.

Ini ada beberapa contoh makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi saat sedang minum obat atau dicampur dengan obat-obatan:

1. Makanan yang Mengandung Kalsium (Susu)
Makanan ini dapat mengurangi penyerapan tetrasilin (tetrasilin untuk pengobatan infeksi pada saluran pernafasan, sinus, telinga bagian tengah, saluran kemih, usus dua belas jari dan gonore).
Havermut-oatmeal Makanan yang mengandung vitamin K harus dibatasi konsumsinya. Apabila sedang mendapatkan terapi anti koagulen (misalnya walfarin) untuk mengecerkan darah. Makanan ini mengurangi efektifitas pengobatan dan meningkatkan resiko trobosis (pembekuan darah).

2. Makanan yang Kaya akan Tyramin
Makanan yang kaya akan tyramin seperti keju, daging olahan, alpukat, pisang, red wine ataupun produk-produk yang mengandung kafein apabila dicampur dengan MAO inhibitor (obat untuk penderita depresi phobia) akan menyebabkan sakit kepala yang parah dan kenaikan tekanan darah yang kemungkinan berakibat fatal (hipertensive crisis).

3. Makanan yang Mengandung Kafein
Makanan yang mengandung kafein dapat meningkatkan overdosis antibiotik tertentu (enoxacin, ciprofloksain, norfloksasin), untuk menghindari malpitasi, tremor, berkeringat atau halusinasi adalah menghindari minuman seperti kopi, teh, atau soda pada saat pengobatan.

4. Jus Jeruk.
Minuman ini dapat menghambat enzim yang terlibat dalam metabolisme obat, sehingga mengintensifkan pengaruh obat-obatan tertentu. Jeruk yang dimakan secara bersamaan dengan obat anti inflasi atau aspirin juga dapat memicu rasa panas dan asam di perut.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info